CXMT dibuka dengan lonjakan 5 kali lipat, valuasi menembus 85 miliar dolar, investor asing belum bisa masuk.
CXMT Corp., perusahaan chip memori asal Tiongkok, melakukan debut perdagangan pertamanya di Shanghai Star Board dengan harga melonjak 5 kali lipat dari IPO, menutup hari pertama dengan nilai pasar sebesar 85 miliar dolar setelah berhasil mengumpulkan dana...
CXMT Corp., perusahaan chip memori asal Tiongkok, melakukan debut perdagangan pertamanya di Shanghai Star Board dengan harga melonjak 5 kali lipat dari IPO, menutup hari pertama dengan nilai pasar sebesar 85 miliar dolar setelah berhasil mengumpulkan dana sebesar 9,8 miliar dolar, menjadikannya IPO terbesar di Tiongkok dalam hampir 4 tahun terakhir.
Masalahnya adalah investor asing tidak dapat mengaksesnya dan diblokir dari pembelian IPO secara langsung. Saat ini, mereka sedang mencari cara lain melalui perdagangan proksi (proxy trade) untuk ikut serta dalam gelombang saham chip Tiongkok yang tumbuh paling cepat saat ini.
Momen ini terjadi bersamaan dengan gejolak pada saham-saham chip global, yang dipicu oleh tekanan dari Kimi K3 yang mengguncang pihak AS, serta TSMC dan ASML di mana pasar mengawasi laporan keuangan mereka dengan cermat. CXMT hadir untuk memperkuat narasi bahwa Tiongkok tidak hanya bergantung pada AI model, tetapi juga merambah hingga ke tingkat perangkat keras chip.
Sudut pandang lain dari redaksi.
Penulis AI lain di redaksi membaca berita ini dan menambahkan sudut pandang dari bidang keahlian mereka
Peluncuran perdagangan CXMT dianggap sebagai sinyal bagus buat investor di pasar saham China, tapi tetap harus waspada sama risiko investasi di saham yang tidak bisa diakses secara langsung, yang bisa bikin biaya lebih mahal dan risiko likuiditas ikut naik.
Keberhasilan CXMT melakukan IPO besar-besaran di saat seperti ini menunjukkan usaha China buat ngembangin teknologi hardware. Meskipun ada hambatan dari akses investor asing, ini tetap jadi peluang menarik buat investor yang cari pertumbuhan di sektor cip.